Kamis, 22 Oktober 2015

Waktu Berbekam

Ibnu Sina di dalam kitabnya “Al Qanun fii Thibb” membahas mengenai waktu yang paling baik untuk berbekam yaitu pada waktu tengah hari (jam 2-3 sore) karena pada waktu itu saluran darah sedang mengembang dan darah-darah yang mengandung toksid sangat sesuai untuk dikeluarkan.Jadi mengikuti prinsip  yang sama kita dapat mengistirahatkan selama 15 menit dan mulai berbekam. Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, Nabi Muhammad SAW bersabda “ Barang Siapa berbekam pada tanggal 17, 19, 21 bulan Hijriah maka itu adalah hari-hari yang menyembuhkan segala macam penyakit”.

Imam Sayuti berpendapat bahwa berbekam pada tanggal-tanggal seperti di atas memang baik sejauh menyangkut berbekam dalam keadaan sehat, tatapi jika orang yang bersangkutan sedang sakit atau sangat memerlukan perawatan dengan cepat, kita tidak harus mengikuti tanggal-tanggal tersebut. Hal ini dicontohkan oleh orang-orang sh;oleh dahulu seperti : Imam Ahmad rh, beliau berbekam kapan saja manakala darahnya sedang membengkak. Sahabat Rasulullah SAW, Abu Musa Al Ansyari ra, berbekam diwaktu malam hari.

Sebagai seorang herbalis apalagi sebagai herbalis muslim, kita harus menolong semaksimal mungkin tanpa mengira golongan dan pangkat, dengan ilmu yang telah Allah SWT berikan kepada kita. Berilah sentuhan-sentuhan ilahiyah serta memohon kepada-Nya, karena bekam seperti juga meminum obat hanyalah suatu cara pengobatan, sedangkan yang menyembuhkan adalah Allah SWT (Asy Syafi').Tetapi karena bekam adalah sunnah Rasulullah SAW maka ia mempunyai rahasia dan hikmah yang luar biasa dari segi kemanjurannya. Dan bagi umat Islam yang yakin dengannya, pasti dibalik sunnah Nabi Muhammad SAW ada kebaikannya. (berbagai sumber)

Untuk Bekam Hubungi : 0813 6455 8626

Peralatan Bekam

Pada zaman Rasulullah SAW, beliau menggunakan tanduk, gelas kaca atau mangkok tinggi. Di Cina mereka memberi istilah Bekam sebagai "Perawatan tanduk" Karena tanduk pengganti kaca.Pada abad 18 Masehi (13 H) orang-orang Eropa menggunakan lintah sebagai alat untuk berbekam. Pada suatu waktu, 40 juta lintah diimport ke negara Perancis untuk tujuan itu. Lintah-lintah itu akan dilaparkan terlebih dahulu dengan tidak diberi makan, jadi bila ditempelkan pada tubuh manusia dia akan terus menghisap darang dengan begitu efektif sekali. Setelah kenyang lintah itu tidak berusaha lagi untuk bergerak dan terus jatuh. Begitulah lintah mengakhiri "upacara" berbekamnya.

Dibeberapa daerah ada yang memakai bambu tetapi ini memerlukan api untuk menguapkannya agar mendapatkan "vacum". Sekarang ini peralatan yang digunakan adalah vakum modern yang sesuai dengan perkembangan zaman, canggih, berteknologi tinggi dan diakui oleh para dokter di  rumah sakit. (berbagai sumber)

Untuk Bekam Hubungi : 0813 6455 8626


Hadits Nabi Muhammad SAW tentang BEKAM

Di dalam Shahih Bukhari, dari Sa'id bin Jubair ra, dari Ibnu Abbas ra dari Nabi SAW beliau bersabda " Kesembuhan ada tiga perkara, meminum madu, berbekam dan bakaran api, tetapi aku melarang umatku melakukan pembakaran dengan api".

Panas api ini perlu dihindari, kecuali apabila sudah tidak ada cara lain. Imam At Tirmidzi di dalam Jami'nya dari Humaid Ath Thawil ra, dari Anas bin Malik ra, dari Nabi SAW, Beliau bersabda " Sesungguhnya sebaik-baiknya pengobatan yang kalian lakukan adalah berbekam", dan sabdanya lagi, "Tidak ada obat yang bisa disetarakan dengan berbekam dan mengeluarkan darah (fashd)", Sahabat Abdullah bin Umar ra berkata, "terdapat banyak manfaat dari memelihara darah".

MADU adalah dasar kepada obat-obatan herba. BEKAM adalah dasar kepada pembedahan dan API adalah dasar kepada pengobatan sinar laser (kemoterapi). Rasulullah SAW memuji orang yang berbekam,"Dia membuang darah yang kotor, meringankan tubuh serta menajamkan penglihahtan".

Berbekam dalam keadaan perut kosong adalah obat, tetapi menjadi penyakit jika dilakukan dalam keadaan perut penuh. Allah SWT mewajibkan kita satu bulan dalam setahun yaitu di bulan Ramadhan untuk menyucikan Rohaniii dengan berpuasa. Maka wajarlah bila Rasulullah SAW menyunahkan kita untuk berbekam satu bulan sekali bagi membersihkan jasmani kita. (berbagai sumber)

Untuk Bekam Hubungi : 0813 6455 8626

Definisi Bekam

Bekam adalah suatu cara pengobatan disukai dan direkomendasikan oleh Rasulullah SAW untuk umat Islam. Sekarang Bekam telah diaplikasikan secara modern berdasarkan penelitian ilmiah.Tujuan Bekam adalah untuk mengeluarkan darah yang mengandung toksid (racun) yang berbahaya dari badan kita melalui permukaan kulit.

Kulit merupakan anggota terbesar pada tubuh manusia, kulit berfungsi melindungi  tubuh daripada elemen disekitarnya dan untuk membuang jenis toksid yang sama dikeluarkan oleh ginjal. Adakalanya kulit dikenali sebagai "ginjal ketiga". Adalah penting bagi kulit menyingkirkan bahan toksin setiap hari. Bilamana kulit tidak berfungsi secara sepatutnya, lubang peluh akan tersumbat dan akan menjadi kering dan bergaris (scaly) atau timbul bisul, jerawat, penyakit gatal dan sebagainya.

Kulit yang pasif akan meletakkan kelebihan bebanan ke atas organ penyingkiran lain. Dalam artikata lain bilamana usus, paru-paru, ginjal, sistem pencernaan tersumbat dan tidak lancar (sluggish), banyak racun (toksid) mesti dikeluarkan melalui kulit.Penyakit kulit seperti acne (jerawat), ketuat (kutil), ekzema, kanker kulit serta ruam tempatan (localized rashes) akibat terdedah (tercemar) bahan kimia dan racun serangga.

Inilah salah satu cara DETOKSIFIKASI (buang racun) yang sesuai dan selamat bagi kita umat Islam dengan tidak ada efek samping, Insya Allah. Sebagaimana kita ketahui bersama, kulit adalah organ yang terbesar dalam tubuh kita, oleh karena itu wajar dan masuk akal bila banyak tokdid yang terkumpul di situ.
Toksid adalah endapan racun (zat kimia sintetis) yang tidak bisa diurai oleh tubuh kita. Toksid ini dapat dikatakan ada setiap individu. Toksid-toksid ini berasal dari pencemaran air, udara, makanan yang mengandung zat pewarna, penyedap rasa sintetis (MSG), zat pegawet, zat pengembang. Sayuran yang disemprot dengan pestisida. Gaya hidup seperti perokok, alkohol, narkotik. Juga pemakaian obat-obatan kimia (drugs) yang bersifat keras, yang tidak sesuai dengan tubuh kita yang bersifat halus (jismu latif).

Bekam sangat sesuai untuk melegakan atau menghilangkan rasa sakit, memulihkan daya tahan tubuh (imuniti) serta memberi harapan baru kepada penderita untuk terus berikhtiar mendapat perawatan. Bekam sangat sesuai dengan tujuan pengobatan Islam itu sendiri yaitu Curative (perawatan) dan preventive (pencegahan). Bekam adalah istilah Indonesia yang berarti "membuang darah" atau "membuang angin". Dalam bahasa Inggris disebut "cupping". Dalam bahasa Arab disebut "Al hijamah", berasal dari kata hajaman yang berarti mencegah, sedangkan kata kerjanya adalah ihtajamah, yatajimuh, ihtijaman. Pelakunya disebut muhtajim, pasiennya disebut muhtajam. Yang dimaksud mencegah di sini adalah mencegah penyakit. Mencegah penyakit dapat bermacam-macam cara. Tetapi Rasulullah SAW menafsirkan hajaman dengan bekam yang berarti suatu cara membersihkan darah atau angin dengan mengeluarkan sisa toksid dalam badan melalui kulit dengan cara disedot memakai bermacam alat seperti tanduk kerbau, gading gajah, batang bambu, gelas dan yang paling modern dengan menggunakan alat vakum modern yang bersih, steril (suci dari hama).
Tubuh yang sehat, pikiran yang sehat dan hati yang bersih adalah faktor penting di dalam hidup seseorang individu muslim demi melaksanakan tanggung jawab kehidupan mereka sebagai hamba Allah SWT dan khalifah di muka bumi.

Tetapi jika terlalu banyak kotoran yang mengandung toksid (racun) dalam badan, hal ini akan menyebabkan penyumbatan dalam aliran darah, di mana sistem peredaran darah (blood secretion) tidak berjalan dengan lancar. Keadaan ini sedikit demi sedikit akan mengganggu kesehatan baik secara fisik maupun mental seseorang. Seseorang itu akan merasa malas, murung, selalu kurang sehat, cepat bosan dan cepat naik darah. Ditambah lagi dengan angin yang susah dikeluarkan.

Darah yang tersumbat harus dikeluarkan melalui berbagai macam cara, tetapi malangnya obat-obatan alopati (drugs) tidak mampu bertindak demikian. Jadi kita harus mencari perawatan alternatif yang dapat mengeluarkan toksid-toksid itu dengan cepat agar imuniti kita tidak lemah dan diserang penyakit.Salah satu perawatan yang paling sesuai dan berkesan bagi kita umat Islam adalah kembali kepada cara Rasulullah SAW, cara sunnah Nabi Muhammad SAW yaitu BEKAM dan disinergikan dengan herba-herba alamiah Al Wahida, Insya Allah. (berbagai sumber)

Untuk Bekam hubungi : 0813 6455 8626